×

PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) melalui layanan angkutan kereta api kontainer, terus mengoptimalkan aspek keamanan dan keselamatan dalam pengangkutan komoditas khusus, termasuk Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Layanan ini menghadirkan alternatif pengangkutan B3 yang terstandar dan dikelola secara ketat sesuai ketentuan keselamatan dan regulasi yang berlaku.

Dwi Wulandari, VP of Corporate Secretary KAI Logistik, mengungkapkan bahwa angkutan B3 memerlukan penanganan khusus, karena termasuk dalam kategori dangerous goods. “Oleh karena itu, seluruh layanan angkutan B3 melalui kereta api dijalankan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan kepatuhan regulasi. Layanan angkutan melalui kereta api telah mengantongi perizinan dari regulator sehingga memberikan jaminan keamanan dan keselamatan bagi Pelanggan,” Jelas Dwi.

Hingga saat ini, KAI Logistik telah memperoleh izin pengangkutan untuk 12 jenis dangerous goods/B3 di antaranya Nitrogen, Amonia, Argon, Asam Sulfat, Etanol, Hidrogen Peroksida, Isopropil Alkohol, Natrium Hidroksida, Fenol, Karbon Dioksida, Heksana, Metanol.  Distribusi komoditas B3 di Indonesia diatur secara ketat melalui berbagai regulasi, termasuk Peraturan Pemerintah No. 74 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun. Proses distribusi harus memenuhi standar tinggi dalam hal pengemasan, pelabelan, dan manajemen risiko.

Layanan angkutan B3 ini sekaligus memperkuat peran  moda KA sebagai moda transportasi yang lebih berkelanjutan. Sejumlah aspek menjadi fokus KAI Logistik, antara lain penggunaan moda transportasi rendah emisi, peningkatan keselamatan publik dan perlindungan lingkungan, serta kontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).

“Melalui layanan ini, KAI Logistik mendukung tujuan No. 9 Industri dan Infrastruktur, mendorong inovasi dalam sistem logistik nasional yang lebih modern dan efisien, tujuan No 11 terkait Kota Berkelanjutan dengan mengurangi potensi risiko distribusi bahan berbahaya di kawasan padat penduduk serta tujuan No. 13 (Aksi Iklim) dengan pengurangan emisi transportasi melalui pengalihan ke moda kereta api,” lanjut Dwi.

KAI Logistik berharap layanan ini dapat menjadi opsi pengangkutan yang andal dan berkelanjutan dalam mendukung berbagai sektor industri, mulai dari manufaktur, farmasi, hingga energi. Seluruh pengangkutan B3 oleh KAI Logistik dilakukan berdasarkan surat Rekomendasi Pengangkutan B3 melalui Kereta Api, yang memastikan bahwa jalur, titik muat, dan bongkar di wilayah Pulau Jawa telah memenuhi standar teknis dan administratif sesuai regulasi lingkungan dan perkeretaapian.

Sepanjang tahun 2025, KAI Logistik  mencatatkan kinerja pengelolaan angkutan kontainer sebesar 2,5 juta ton angkutan kontainer termasuk di dalamnya komoditi B3/ Dangerous goods. Capaian tersebut tumbuh sekitar 8% dibandingkan tahun 2024 sebesar 2,3 juta ton. “Kinerja tersebut mencerminkan bertumbuhnya kepercayaan industri terhadap layanan distribusi berbasis KA yang tidak hanya andal, tetapi juga lebih ramah lingkungan,” tutup Dwi.

Tentang KAI Logistik

PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) dibentuk dengan tujuan melayani distribusi logistik berbasis kereta api, dengan kemasan bisnis door to door service untuk memberikan pelayanan yang paripurna bagi Pelanggan kereta api yang didukung dengan layanan pra dan purna. KAI Logistik fokus pada orientasi bisnis sebagai jasa layanan distribusi logistik terpadu (total logistics solution) melalui “End-to-End Services”. Dengan tagline KAI Logistik Ispossible yaitu semuanya menjadi mungkin, KAI Logistik menyediakan ragam layanan logistik melalui 3 segmentasi diantaranya KALOG Express, KALOG Plus dan KALOG Pro.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Author

Clara@gmail.com

Related Posts

How Changing Musculoskeletal Care Needs Are Driving Regional Interest in Integrated, Diagnosis-Led Models

The Pain Relief Clinic (PRC) is a Ministry of Health–licensed medical clinic in Singapore that has been providing musculoskeletal (MSK) consultations and...

Read out all

Orient Introduces New Dial Designs and Colours for Orient Bambino 38 and Orient Bambino

Orient has introduced five new Orient Bambino 38 models featuring a minimalistic design with no date display, and six new Orient Bambino...

Read out all

Why Diagnostic Clarity Is Becoming Central to Modern Musculoskeletal Decision-Making

As musculoskeletal (MSK) conditions such as knee, back, neck, and shoulder pain increasingly affect daily life, more individuals are seeking clearer explanations...

Read out all

Bali Villa Compliance Update 2026: New Rules, New Expectations for Property Owners

Bali’s villa and short-term rental sector is entering a new regulatory phase. By March 31, 2026, all properties on major booking platforms...

Read out all

ASUENE Conducts Pre-Event GHG Emissions Measurement for Tokyo Marathon 2026, Making It Japan’s First Marathon to Disclose Full Scope 1-3 Emissions

ASUENE Inc., in collaboration with the Tokyo Marathon Foundation, has conducted a pre-event measurement of total GHG emissions associated with the operation...

Read out all

A Cozy and Flexible Event Space in Singapore for Private Celebrations and Corporate Gatherings

The Happi Loft introduces a warm and customizable indoor event space in Singapore designed for birthdays, family gatherings, workshops, and corporate meetings....

Read out all